Sabtu, 24 Oktober 2015

MALAM BERHUJAN

MALAM BERHUJAN 


  Hujan turun, membasahi malam gelap.
Ketika langit terang berubah mendung..
Sambaran petir yang bergema.
Dinginnya yang menyentuh kulit,
Suasana pengap berubah menjadi nyaman..
Hawa lembap menyelimuti dinding ruangan.

  Harum tanah yang tersiram air Hujan.
Rumput yang menari menyambut datangnya Hujan..
Germecik air yang berdentingan, layaknya sebuah simfoni.
Bintang & Bulan pun enggan menampakkan dirinya,
Seakan malu pada Sang Hujan..
Awan mendung menguasai malam ini..


  Angin ke sana - kemari pergi kencang semaunya.
Serangga kecil meneduh berlari tak karuan..
Sunyi,
Sepi,
Gelap..
Dingin....
Lengkaplah suasana malam ini.


  Genangan air bertaburan di jalan yang lengang.
Semakin malam, suasana dingin semakin menusuk.
Semakin malam, suasana gelap semakin mencekam.
Semakin malam, suasana sunyi semakin tak bersuara..

 Mungkinkah malam berhujan akan sangat lama berlalu??
Nampaknya pagi cerah pun canggung untuk menampakan cahayanya...
Dan aku duduk terdiam, menikmatinya bagai sebuah pertunjukan opera..
Malam berhujan sungguh tak terungkap....






Postingan gue kali ini adalah bentuk rasa kagum gue dengan hujan,gue adalah seorang penikmat hujan,dan pecinta keindahan malam..
Enjoy to the reading gaes :)
Allah Bless You
Love yaaa :*

Kamis, 10 September 2015

SI "PERSIMPANGAN"

"Persimpangan"...
Sesuatu yang nampak jelas namun terkadang tak terlihat..

"Persimpangan"..
Aku berdiri tepat di "Persimpangan" itu.
Aku menunggu sesuatu yang dapat menjemputku..
Aku terus menunggu hingga nanti waktunya tiba..
Hingga saat itu datang..
Aku terus menatap jalan,
Berharap kau datang lalu mengulurkan tanganmu..

Aku adalah si "Persimpangan" untukmu..
Aku yang nampak jelas di sekitarmu,
Namun terkadang kau tak merasakan apa yang aku rasakan..
Ataukah kau mengetahuinya??
Hanya saja kau membiarkannya berlalu dan pergi melewatinya kemudian mengabaikannya??

Setiap kau melintasi jalan itu..
Aku selalu berharap kau berhenti sejenak,bahkan berhenti dan menjemputku dari "Persimpangan" itu..
Ketika kau berjalan perlahan tepat di "Persimpangan" itu,
Aku tahu kau melihatku,namun mengapa kau tak memberhentikanku lajumu di "Persimpangan" itu??

Sempat terfikir olehku untuk berharap akan ada orang lain yang akan menjemputku.
Namun..
Apakah kau tahu??
Aku...
Di "Persimpangan" itu..
Tetap bediri tegak,
Menunggumu berbelok ke "Persimpangan",
Berhenti..
Menepi..
Lalu mengulurkan tanganmu untukku...




NB : postingan gue kali ini terinspirasi dari beberapa temen gue yg lagi ngalamin jadi sebuah persimpangan,
Perasaannya nampak jelas tapi gebetannya ato orang yg mereka suka itu seolah2 ga tau tentang perasaan temen2 gue ini,miris emang kalo diceritain mah,kalo mereka cerita tuh berasa gue lagi baca ato lagi denger sinopsis drama korea wakakakak

Okeee sekian dari gue thanks udah mengunjungi blog gue yg always galau,tapi happy reading and enjoy it :)
Jangan l

Rabu, 04 Maret 2015

SEJENUH..

SEJENUH..


Ketika penat yang terasa hinggap pada diri ini,
Menumpuk hingga rasanya akan tumpah..

Ketika khayal ini telah jauh pergi keluar dari zona-Nya,
Angan yang melambung terbang ke angkasa,
Akal pikirku tak dapat menangkap logika..

Bagai angin yang berhembus kencang,
Membuat kapal di laut tak dapat dikendalikan..
Ombak yang seakan marah dan meluapkannya..

Seandainya aku dapat mengadu,
Kepada siapa aku harus mengadu??

Kepada Engkau "Penguasa Alam"..
Maafkan Hamba yang terus menerus mengeluh,
Tak sepantasnya Hamba bercerita tentang kesulitan ini kepadamu..

Layaknya orang yang tak pernah bersyukur,hamba hanya bisa terus menerus mengeluh..

Kepada Engkau "Sang Maha Pencipta"..
Bolehkah aku bertanya??

Adakah kebahagiaan untukku nantinya?
Hamba tahu..
Akan selalu ada terang setelah gelap,
Akan selalu ada tawa setelah tangisan,
Dan akan selalu ada kebahagiaan setelah kesedihan..

Maafkan Hamba yang meragukanmu..

Seakan aku termangu di depan jendela kamar dan memandang langit..

Menerawang jauh ke sinar bintang yang ada di malam gelap.. 

Lalu bertanya kepada bintang di langit,
"Sampai kapan?"
"Harus bagaimana?"
"Apakah SEJENUH ini rasanya?"

Bisakah bintang menjawabnya??

Kemudian semilir angin berbisik..
"Mungkin waktu yang akan menjawabnya.."




Udah lama bangeeeeettt ga ngeposting,kangen sama blog ini
Mangga atuh di baca,tong hilap komentar dan jempolnya qaqa :D