Aku bagai sebuah pesawat terbang, ketika aku akan
memulai dan sudah siap tuk terbang, dengan kedua sayap yg siap menopangku
ketika ada di udara..
Kau bagai sebuah sayap pada pesawat terbangku..
Kau yg membuatku mampu take-off dengan baik ke udara,
Kau membuatku tetap seimbang walau aku berada di
udara..
Kau membantu untuk tetap terbang dengan stabil di
ketinggian rata2,
Kau selalu membuatku untuk terbang bebas di udara,
selalu memacuku untuk terus naik dan naik..
Kau terus membuatku terbang lebih tinggi dan percaya
akan impian, cita2ku yg akan ku raih seperti pesawat yg terbang di langit
semakin tinggi dan terus naik..
Kau terus memotivasiku untuk terus bermimpi..
Kau menginspirasiku.. kau adalah semangatku..
Ketika kau pergi untuk selamanya..
Aku bagai pesawat yg kehilangan kendali, jatuh terjun
bebas dan terbakar, hancur berkeping2..
Di saat aku belum sempat mendarat dengan baik
ketujuanku, kau telah pergi meninggalkanku tuk selama2nya..
Entah apa yg harus aku lakukan??
Aku hanya bisa menumpahkan itu semua dengan kata2
ini..
Ketika aku amat sangat membutuhkanmu..
Ayah.. aku rindu padamu..
Entah apa yg harus aku lakukan??
Setiap kali memikarkanmu, setiap kali aku mengingatmu
dan ketika aku rindu akan sosokmu, aku merasa aku kehilangan akal sehatku, aku
merasa aku sudah gila.
Aku terus berfikir, aku tak sanggup dan ingin ini
semua berakhir..
Ingin rasanya kau kembali, namun itu tak mungkin..
Ayaaaaahhh...
Maaf kalau aku egois..
Maaf kalau aku menyiksamu, tapi aku tak sanggup untuk
terus begini..
Maaf sampai detik ini aku belum bisa sepenuhnya
mengikhlaskan kepergianmu..
Apa kau tau?? Mengapa aku berambisi mengejar impianku
dulu??
Itu karna engkau..
Aku ingin menjadi orang hebat sepertimu.
Aku ingin kau bangga mempunyai anak sepertiku..
Aku ingin mendapatkan pengakuanmu akan adanya diriku.
Selama ini aku selalu berusaha menunjukan bahwa aku ini anak terhebat yg kau
miliki.
Tapi..mengapa di saat aku akan meraih itu kau
meninggalkanku??
Aku bagai burung tanpa sayap
Aku bagai murid tanpa guru
Aku bagai musafir tanpa peta
Bagai manusia tanpa kaki
Bagai mobil tanpa setir
Aku kehilangan kemudi, tersesat, terpuruk, dan rapuh..
HANCUR..
Entah harus sampai kapan ini semua??
AYAH.. I MISS YOU..
I LOVE YOU..
AND I NEED
YOU..
I CAN’T... I
CAN’T WITHOUT YOU daaad... :(
Paaaa... maafin lina udah ngecewain bapa, maafin lina karna udah gagal membuat bapa bangga sama lina :(




