Jumat, 25 April 2014

SAYAP PESAWAT YANG PATAH..

Aku bagai sebuah pesawat terbang, ketika aku akan memulai dan sudah siap tuk terbang, dengan kedua sayap yg siap menopangku ketika ada di udara..
Kau bagai sebuah sayap pada pesawat terbangku..
Kau yg membuatku mampu take-off dengan baik ke udara,
Kau membuatku tetap seimbang walau aku berada di udara..
Kau membantu untuk tetap terbang dengan stabil di ketinggian rata2,
Kau selalu membuatku untuk terbang bebas di udara, selalu memacuku untuk terus naik dan naik..

Kau selalu membuatku percaya bahwa aku bisa menggapai langit,
Kau terus membuatku terbang lebih tinggi dan percaya akan impian, cita2ku yg akan ku raih seperti pesawat yg terbang di langit semakin tinggi dan terus naik..
Kau terus memotivasiku untuk terus bermimpi..
Kau menginspirasiku.. kau adalah semangatku..


Namun...
Ketika kau pergi untuk selamanya..
Aku bagai pesawat yg kehilangan kendali, jatuh terjun bebas dan terbakar, hancur berkeping2..
Di saat aku belum sempat mendarat dengan baik ketujuanku, kau telah pergi meninggalkanku tuk selama2nya..
Entah apa yg harus aku lakukan??
Aku hanya bisa menumpahkan itu semua dengan kata2 ini..
Ketika aku amat sangat membutuhkanmu..
Ayah.. aku rindu padamu.. 
Entah apa yg harus aku lakukan??
Setiap kali memikarkanmu, setiap kali aku mengingatmu dan ketika aku rindu akan sosokmu, aku merasa aku kehilangan akal sehatku, aku merasa aku sudah gila.
Aku terus berfikir, aku tak sanggup dan ingin ini semua berakhir..
Ingin rasanya kau kembali, namun itu tak mungkin..
Ayaaaaahhh...
Maaf kalau aku egois..
Maaf kalau aku menyiksamu, tapi aku tak sanggup untuk terus begini..
Maaf sampai detik ini aku belum bisa sepenuhnya mengikhlaskan kepergianmu..
Apa kau tau?? Mengapa aku berambisi mengejar impianku dulu??
Itu karna engkau..
Aku ingin menjadi orang hebat sepertimu.
Aku ingin kau bangga mempunyai anak sepertiku..
Aku ingin mendapatkan pengakuanmu akan adanya diriku. Selama ini aku selalu berusaha menunjukan bahwa aku ini anak terhebat yg kau miliki.
Tapi..mengapa di saat aku akan meraih itu kau meninggalkanku??
Apa kau tau hidupku sekarang seperti apa??
Aku bagai burung tanpa sayap
Aku bagai murid tanpa guru
Aku bagai musafir tanpa peta
Bagai manusia tanpa kaki
Bagai mobil tanpa setir
Aku kehilangan kemudi, tersesat, terpuruk, dan rapuh..
HANCUR..
Entah harus sampai kapan ini semua??
AYAH.. I MISS YOU..
I LOVE YOU..
AND  I NEED YOU..

 I CAN’T... I CAN’T WITHOUT YOU daaad... :(

Paaaa... maafin lina udah ngecewain bapa, maafin lina karna udah gagal membuat bapa bangga sama lina :( 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar