Jumat, 18 Maret 2016

BERWUJUD YANG TAK NAMPAK

      Berwujud Yang Tak Nampak..

   Yang ada di dekatmu,
Namun.. Hatinya tak terbaca.

   Yang ada untukmu,
Namun.. Perasaannya yang samar.

Perasaannya..
Bagaikan semilir angin yang menyejukanmu,
Namun tak terlihat.

Perasaannya..
Bagaikan gadis kecil yang meneteskan airmata ditengah hujan deras,
Sekencang apapun ia menangis..
Airmatanya akan tertutupi oleh derasnya air hujan yang mengguyur tubuhnya.

Perasaannya..
Mungkin bagimu, Seolah hanya kendaraan yang lalu lalang di jalan raya.

Perasaannya..
Bagaikan jarum yang berada di dalam tumpukan jerami.

Layaknya seorang idiot...
Ia membiarkan "Perasaannya" seperti itu.

Kau yang bagai langit biru di atas sana,
Terlihat dekat, Namun..
Tak dapat digapai.

Ia bagaikan minyak yang ada di dalam botol air jernih,bersamamu..
Namun..
Tak dapat melebur menjadi satu.

Apa tangannya hanya bisa menepuk tanganmu tanpa bisa menggandeng atau bahkan menggenggamnya ketika bertemu??

Akankah..
Akankah bukan hanya dia yang merasakannya saja??

Bisakah..
Bisakah keajaiban itu merubah dari sekedar kenyamanan menjadi sebuah kebersamaan??

Apakah..
Apakah yang tak nampak itu bisa terlihat jelas oleh matamu lalu terbalaskan??

Ataukah..
Ataukah hanya akan seperti ini saja kau dan dia sekarang??

Ia yg wujudnya ada denganmu,
Namun..
Hatinya tak pernah nampak oleh dirimu walaupun ia ada di hadapanmu..

Senin, 25 Januari 2016

PEMBASUH HUJAN

Kau yang tersenyum dengan penuh luka.
Kau yang tertawa dengan rasa pedih.
Kau menatapnya dengan benci..
Namun hatimu yang seolah menahannya pergi..

Hatimu yang terlihat bagaikan pagi yang gelap.
Dengan penuh dan sesak karenanya
Kau bagai seekor burung yang sayapnya tergores..
Air mata yang terus mengalir deras,
Namun tidak terasa sejuk,
Karena matamu yang terasa panas..
Bagaikan hujan di siang yang baik.

Aku di sini yang hanya dapat menatapmu,
Aku di sini yang hanya bisa menunggumu,
Berharap bisa mengulurkan tanganku untukmu..

Menjangkaumu yang tersungkur..
Membasuh hujan dengan hangatnya mentari.
Membuatmu tenggelam dengan hangatnya basuhan.

Mungkin sayap itu akan cacat.
Meski basuhan itu tak merata.
Namun, setidaknya kau mau mencoba..

Mencobanya bersamaku..

Karena aku pun akan mencoba untuk menjadi Pembasuh Hujan yang telah mengguyur hatimu karenanya..